Jadilah Jawaban atas Doa Kami #2

Bismillahirrahmanirrahim

Kakak abi, aku mohon maaf, kali ini aku hanya berbicara dengan adikmu saja. Bukan berarti kau tidak penting nak, cuma kali ini memang spesial khusus untuk acing saja. Tapi kau boleh mendengarkannya jika ingin.

Acing anakku, 4 tahun lalu, sebelum subuh,  kau lahir.  Sebenarnya aku dan ibumu ingin mengeluarkanmu dari perut ibumu di Rumah Sakit Umum, tapi karena penuh jadilah kau lahir  di sebuah Rumah Sakit bersalin swasta di kota kita. Saat itu, ketika kamu keluar ke dunia, beratmu 3,2 kg dengan panjang 50 cm. Normal aja, kata suster waktu itu. Yang tidak normal adalah tangismu, nak. Terlalu kencang dan cempreng. Orang satu los ruang bersalin pasti menoleh padamu kalau kau sedang mewek, yang membuat ibumu agak sedikit tak nyaman. Seolah-olah kau di “apa-apain” olehnya.

1a

Kemudian 3 tahun lalu, kau termasuk anak yang biasa-biasa saja. Kau agak pendiam, tak seperti kakak abi yang lebih aktif diusia itu. Tapi nangisnya tetap juara. Kau juga agak terkesan “malas” bergerak dan lebih banyak nongkrong di pelukan ibumu. Meskipun begitu, rupanya kau mewarisi sifat fisik ibumu, yaitu mudah berkeringat. Jadi meskipun kau terlihat nyantai, tapi keringatmu tetap mudah keluar.

2

Sedang 2 tahun lalu, kau mulai menemukan fase jati diri. Di tandai dengan kau mulai bisa bicara meski masih cadel, berjalan sampai berlari. Kau juga sudah ngga netek dan ngga pake pampers lagi. Secara perlahan kau mulai tak sechubby waktu masih bayi. Kau mulai terlihat lebih ramping karena banyak beraktivitas. Satu hal yang penting pada periode ini adalah bukti sahih bahwa kau mendapatkan sifat lain dari ibumu, yaitu tekstur rambut. Ngga sama persis sih, tapi aku yakin itu asalnya dari dia, soalnya kalau aku korea punya.hehe.

3a

Dan setahun lalu, kau bermetamorfosis menjadi anak yang agak hiperaktif. Mungkin sedikit-banyak dipengaruhi oleh kakak abi yang meracunimu dengan Dragon Ball, ultraman, Power Rangers dan Ben10. Kau jadi follower setia kakak abi. Kau membeo apa yang dia lakukan. Karena terlalu superior, akibatnya kau seringkali dibully olehnya. Hingga terpaksa aku dan ibumu turun tangan apabila kau menangis karena dibully. Tapi terkadang kau membuktikan bahwa kau bisa lepas dari bayang-bayang kakak abi. Buktinya adalah kau lebih dulu bisa melafalkan huruf “R” dan berani buar air kecil sendiri ke kamar mandi.

4

Sekarang kau sudah naik pangkat, yang dulu cuma follower kakak abi, kini sudah di follback olehnya. Dia tak lagi sering berani membully kamu. Kalau memang hak-haknya kau rampas, dia lebih banyak mengadu padaku dan ibumu. Malah dalam beberapa hal, kau bisa mengalahkannya, seperti pada game android Temple Run 2 dan Angry Birds. Tak jarang dia bertanya trik dan cheat game kepadamu. Tapi kalau soal pelajaran, baik itu mengaji, membaca, menulis dan berhitung, kau masih tertinggal. Wajar sih, kau belum makan bangku sekolah kaya kakak abi.

7

Begitulah nak, perkembanganmu selama ini. Genap 4 tahun sudah kau hidup di dunia. Masih muda memang, tapi bagiku, ibumu dan kakak abi, itu sangat berarti. Dengan adanya dirimu kami merasa jauh lebih bahagia. Akhirnya, sama seperti saat miladnya kakak abi dulu, aku dan ibumu hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun padamu acing, Muhammad Nazri Ghazwanie. Semoga kau menjadi jawaban atas semua doa-doa kami.

8

Oh, ya, hampir lupa, ada hadiah spesial dari Allah yang dititipkan lewat aku dan ibumu. Mudah-mudahan jadi kado indah buatmu kelak. Insya Allah, jika ibumu sehat dan Allah mengijinkan, tahun ini kau akan mempunyai adik, nak.

13 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s