Lakon pada suatu ketika

Bismillahirrahmanirrahim

Habis liat cuplikan pelem (iya bukan sih?) LaKON pada suatu ketika di blognya mas arfanManteb banget deh pokoknya. Bener kata mas arfan, upin-ipin mah lewat !. Meski bukan kritikus pelem, tapi profesi sampingan saya sebagai guide, penerjemah sekaligus pendamping kala kakak abi dan acing nonton tipi, membuat saya cukup percaya diri untuk merepiu ni pelem :mrgreen:

Baiklaaahh…. kita mulai :

Secara penampakan LPSK jauh lebih bagus dari upin-ipin. Gambarnya lebih hidup dan detil. Pelem ini menampilkan objek-objek yang sangat lekat dengan masyarakat Indonesia. Mulai dari bajaj, gerobak kaki lima, mangkok bakso, radio tua, bungkus rokok,layangan nyangkut, poster dan lain-lain. Pokoknya Indonesia banget.. Meski (kayanya) idenya mirip-mirip transformer, tapi (sekali lagi) LPSK jauh lebih bagus bila dibandingkan dengan upin-ipin.

Dari segi audio masih remang-remang. Alias msih blom terlalu keliatan. Khususnya dari segi dialog pemerannya. Apa pake bahasa betawi kaya si doel, sunda kaya kabayan, jowo kaya kartun jawa yang sempet beredar atau minang kaya siti nurbayo. Atau mungkin campur-campur supaya bisa nunjukin keberagaman suku kita, semua masih tanda tanya. Dari awal sampe ahir masih di dominasi ama musik, yaitu kasidahan dan orchestra. Mungkin karna ini cuma trailer doang, jadi dialognya blom keliatan.

Kalo dari segi cerita, saya ga tau persis. Soalnya yang ditayangin baru babak 1 yang durasinya cuma 4 menit lebih. Trailer ini dimulai dengan visualisasi pasar di pinggiran kota. Seorang kakek yang seumuran dengan ato’ dalang yang mesen bakso di warung. Sementara nunggu, dia baca koran sambil dengerin lagu kasidahan. Ga lama munculah pesawat UFO yang gede. Orang-orang seantero pasar pada heran.

UFO tersebut pas banget berada di atas kota :

Lalu UFO itu mempengaruhi benda-benda bermesin kaya bajaj, motor, bis kota (lengkap dengan tulisan ‘DOA IBU’ :D ) dan laen-laen hingga berubah jadi robot-robot kaya transformer :

Nah setelah itu yang ga jelas. Dudul. Soalnya ceritanya end. Katanya sih bersambung ke babak 2 tahun depan. Menurut terawangan saya *ngarang, mungkin kakek tua dan orang-orang pasar ini :

Akan berjuang sekuat tenaga melawan robot-robot transformer ini :

bener ga ya?! hehehe..

Ga jelas juga apa ini pelem, iklan atau bentuk promosi sebagai strategi pembuatnya. Kalo beneran pelem (panjang), kayanya bakalan bagus banget. Ditambah lagi dengan adanya pemberitaan di media, bakalan meledak deh..

Anyway, pelem apa bukan, yang jelas ini nunjukin bahwa Indonesia juga bisa buat animasi yang bagus. Emang udah saatnya kali si unyil pensiun. Soalnya keteteran mulu ngelawan upin-ipin.

Mudah-mudahan ini beneran pelem panjang, jadi kakak abi dan acing punya idola transformer baru seperti bajaj, bis kota, radio dan Honda CB yang berubah jadi robot.

# # #

*bagi yang pengen nonton klik di SINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s