Bermetamorfosa itu Sesuatu

Bismillahirrahmanirrahim…

Alhamdulillah (yah). Semenjak saya mengikuti taklim beberapa bulan ini, sedikit demi sedikit merubah penampakan saya. Saya bermetamorfosis dan berproses *wesh… Tidak signifikan sih, tapi setidaknya ini bentuk usaha saya untuk berubah.

cingkrang

Kini saya membiasakan diri mengenakan celana cingkrang. Kalo ga salah bahasa awamnya celana 3/4, yang panjangnya diantara dengkul ama mata kaki. Awalnya sih berasa gimanaaa gitu, tapi lambat laun terbiasa. Malah sekarang kaki kerasa lebih adem, semriwing kalo kena angin.

Yang kedua, saya ga memangkas jenggot saya. Jadilah saya jenggotan. Tipis, tapi lumayan keliatan. Hal ini cukup mendongkrak kharisma saya. Hehehe… Wajah saya yang sebelumnya merupakan perpaduan baby face dan innocent, kini terlihat lebih dewasa *uhuk-uhuk

Cuma halangan dan godaannya berat men.. saya kadang diliatin dengan tatapan aneh dan curiga. Saya terkesan apaaa gitu, saya seperti berbeda, ga normal dan ga umum di mata orang lain. stranger lah pokoknya… Malah ada yang nanya (ngeledek tepatnya) : ‘kebanjiran di mana?!’ atau ‘kurang kain kah mas?!’.. hiks..

Demikian juga dikalangan keluarga sendiri. Saya ditanya kenapa begini – kenapa begitu. Mereka malah curiga, jangan-jangan saya ngikut kelompok yang kadang keluar rumah selama beberapa hari. Parahnya lagi, saya dicurigai mengikuti aliran tertentu yang mereka anggap sesat, Na’udzubillah.. Saya cuma bisa senyum aja *kecut. Saya blom bisa jelasin ke mereka, karna masih belajar dan belum terlalu paham *dudul  ntar malah salah pengertian lagi.

Saya cuma bisa bersabar melihat respon dari keluarga dan lingkungan seperti itu. Berat memang. Tapi saya teteup berusaha istiqomah, saya pernah baca hadist ini :

Dari Anas Ra. berkata Rasulullah bersabda: ”Akan datang pada manusia suatu zaman, saat itu orang yang berpegang teguh (sabar) di atas agamanya laksana orang yang memegang bara api (HR. Tirmidzi).

Dan ini :

Sesungguhnya Islam itu pada mulanya datang dengan asing (tidak umum), dan akan kembali dengan asing lagi seperti pada mulanya datang. Maka berbahagialah bagi orang-orang yang asing (HR. Muslim dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah ra).

Saya masih belajar dan pengen terus belajar. Saya juga ingin berubah, ingin mengamalkan apa yang udah di pelajari. Bagi saya ini sesuatu sekali..

Kuatkan hamba ya Robb..

2 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s